Senin, 21 Januari 2013

Pengertian alih kode dan campur kode

Pengertian alih kode

Alih kode adalah beralihnya bahasa satu ke bahasa lain yang  di akibatkan oleh situasi tertentu.

penyebab terjadinya alih kode yaitu :

1. pembicara atau penutur.
2. pendengan atau lawan tutur.
3.perubahan situasi dengan hadirnya orang ketiga.
4. perubahan situasi dari situasi formal ke informal dan sebaliknya.
5. perubahan topik pembicaraan.

Pengertian campur kode

campur kode adalah berkaitan dengan serpihan-serpihan dari bahasa lain.

penyebab campur kode yaitu :

1. kemampuan individu dalam berbahasa
2. karena kepakarannya
3.karena status nya.
keterbatasan kosakata dalam bahasa atau berbahasa.

Pengertian Belajar.

1. menurut Thursan Hakim
                   belajar adalah suatu proses perubahan didalam kepribadian manusia dan perubahan tersebut ditampilkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan, daya pikir, dan lain sebagainya.

2. Winkel
                  belajar adalah aktivitas mentak atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, nilai dan sikap.

3. Whittaker

                 belajar adalah proses tingkah laku yang ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.

4. M. Sobry Sutikno

                belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh suatu perubahan yang baru sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

5. Hebart (swiss)

                belajar adalah suatu proses pengisian jiwa dengan pengetahuan dan pengalaman yang sebanyak-banyaknya melalui hafalan.


6. Ngalim Purwanto (1992)

                belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku, yang terjadi sebagai hasil dari suatu latihan atau pengalaman.

7. J.B Watson (Djiwandono, Siti Wuryani, Psikologi pendidikan Jakarta : Grasindo ; 2002:129)

               belajar adalah suatu proses dari konditioning reflect (respons) melalui pergantian dari suatu stimulus kepada yang lain.

8. Djamarah, Syaiful Bahri (Psikologi Belajar, Rineka Cipta (1999)

            belajar adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan 2 unsur, yaitu : jiwa dan raga.

            serangkaian jiwa dan raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif, dan psikomotor.

9. kesimpulan dari beberapa ahli.

            belajar adalah suatu usaha sadar yang dilakukan oleh individu dalam perubahan tingkah lakunya.

10. Wiklipedia Bahasa Indonesia

           belajar adalah yang relatif permanen dalam perilaku individu atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang dperkuat.

          belajar adalah akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon seseorang dianggap belajar.


Semoga pengertian atau definisi tentang belajar ini dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan para pembacanya. amin ya rabbal alamin.
Terimakasih.
^_^
  

Rabu, 19 Desember 2012

la tahzan la taias


la tahzan dan la taias....................., Allah bersama kita, oleh karena itu janganlah banyak berharap kepada seseorang, akhirnya kita merasa sedih dan berputus asa, keep smile and open spirit new. semangat-semangat.
masa depan dan segala keputusan itu kitalah yang menentukan, jadi la taias, semangat. selagi semangat itu bersifat positif dan membangun, peluang itu ada dimana pun kita berada, dan tinggal bagaimana kita mempergunakannya sebaik mungkin. dan jangan pernah merendahkan orang lain, saling menghargai antar sesama, karena orang yang merasa dirinya pintar sebenarnya adalah bodoh, dan orang yang merasa dirinya bodoh dan masih kurang pengetahuan merekalah orang yang pnitar, karena mereka selalu berusaha melakukan hala-hal baru untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuannya. semangat.
^_^

Minggu, 16 Desember 2012


  perahu kertas ku kan melaju
  membawa surat cinta bagimu
  kata-kata yang sedikit gila
  tapi....., ini adanya.........

  perahu kertas mengingatkanku
  betapa ajaib hidup ini..........
  mencari-cari tambatan hati.......
  kau sahabat ku sendiri

 hidupkan lagi mimpi-mimpi, cinta-cinta
 yang lama ku pendam sendiri
 berdua..............., ku bisa percaya..............

ku bahagia..........., kau tlah terlahir di dunia............
dan kau ada............., dari miliyaran manusia...................
dan ku bisa............., dengan radarku menemukanmu..............

tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
cintaku padamu................

ku bahagia..........., kau tlah terlahir di dunia............
dan kau ada............., dari miliyaran manusia...................
dan ku bisa............., dengan radarku menemukanmu.......

 

Sabtu, 24 November 2012


MENANTI KAMU di DERMAGA INI.

Sore itu, bunga baru saja tiba di kota bengkalis, bunga tertegun karena untuk pertama kalinya ia menginjakkan kakinya ke kota yang pantainya terkenal itu. Setelah bebera hari disana dan menginap di hotel yang sederhana, keesokkannya tepatnya pukul 17.00 bunga jalan-jalan sendirian ke pantai, ia sangat cantik dan anggun saat memakai baju bewarna unggu. Bunga datang ke bengkalis bertujuan untuk melepaskan pikirannya yang jenuh saat selesai UTS di kota kelahirannya, yaitu pekanbaru.
Tiba-tiba , morgan cowok yang terkenal baki hati, penyayang, penyabar, dan terkesan asyik di ajak ngobrol di kampungnya bengkalis itu melihat bunga terjatuh ketika kakinya tersandung batu di dekat pantai itu, morgan yang melihat kejadian itu langsung berlari dan menolong bunga.
Dengan segera morgan membantu bunga bangun dan kepinggir mencari tempat untuk duduk mengobati kakinya bunga yang terluka. Morgan menyobekkan bajunya sendiri untuk menutupi luka tersebut. Setelah lega, bunga mengucapkan terimakasih.., morgan menjawab : iya sama-sama nona, bunga : hmmmm jangan panggil nona, panggil saja bunga, nama kamu siapa?? Morgan : nama aku morgan. Bunga: morgan .....??? hmmmm itu bukannya nama salah satu penyanyi smash?? Morgan : hehhehe..., hmmm iya sih..., tapi nama aku memang morgan hehehhe.
Oh iya bunga, rumah kamu dimana ujar morgan, bunga : hmmmm rumah??? Rumah aku di pekanbaru, aku kesini hanya jalan-jalan aja. Morgan : kamu mau pulang lagi??? Bunga : hmmmm, iya.. knapa??  Morgan : hmmm kebetulan aku juga mau pulang, kita bareng aja... tapi pake..... pake....... hohoohohoho. Bunga :  iya boleh, hmmm pake apa??? Kok ketawa??
Morgan : hmmm kita jalan kaki..., soalnya tadi aku gak bawa motor.  Bunga : hmmm iya boleh.... gak apa-apa kok lagian penginapan aku juga gak jauh dari sini. Yukkkk ajak morgan, ayuukkkkk jawab bunga, sambil kedua tersenyum malu.
Sesampainya di depan penginapan, bunga mengucapkan terimakasih pada morgan, makasih ya morgan dah mau antarin aku, walau jalan kaki heheheh hmmmm Cuma kidding. Morgan: iya sama-sama bunga, walaupun sobekkan bajuku juga nyangkut di kakimu... hehhehe kidding juga ( sambil tersenyum malu keduanya )
Morgan : bunga....,??? bunga : iya, ada apa morgan ???  morgan : hmmm aku pulang dulu ya??  Bunga : hmmm iya, hati-hati ya... morgan : hmmm iya bunga, da... assalamualaikum bunga, bunga : walaikumsalam morgan. ( sambil keduanya melambaikan tangan dan memberikan senyuman.)
Keesokkannya, tepat pukul 07.00 hp bunga berdering, ternayata bundanya mengirim sms agar bunga cepat pulang untuk mengingatkan kalau ia harus masuk sekolah keesokkannya. Bunga bergegas dan membereskan semua pakaian dan barang-barangnya. Setelah selesai membereskan semuanya bunga segera bergegas kedermaga untuk naik kapal dari bengkalis ke pekanbaru, waktu pun berlalu, bunga sampai di pekanbaru dan sesampainya dirumah ia beristirahat sejenak. Tiba-tiba ia teringat morgan, ia baru menyadari hal itu karena ia tergesa-gesa untuk pulang ke pekanbaru. Sejenak ia mengingat morgan, ia baru saja mengenal morgan tapi cinta kasih telah membekas di hatinya, namun ia lupa meminta nomor hp saat mereka saling berbincang-bincang saat morgan mengantarkan ia ke penginapannya kemarin. dan morgan juga sebaliknya.
Ternyata morgan pu merasakan hal yang sama, ia sangat merindukan bunga, seorang gadis cantik dan anggun yang mengenakan baju unggu. Morgan telah berusaha mencari kesana kemari dan morgan juga mencari di penginapan bunga, namun juga tidak bertemu dengan gadis itu.
Morgan pergi ke pantai, dimana saat pertama kali ia mengenal gadis berbaju unggu itu, ia menatap lepas berdiri penuh arti dan berkata : “ walaupun kita baru kenal, namun cinta kasihmu dan kenangan itu membekas jelas dihatiku..., aku bahagia bisa mengenal kamu walau hanya sesaat....,  aku ingin suatu saat kita bisa bertemu kembali disni, ditempat ini dan bukan dengan bunga-bunga yang baru, namun Cuma satu bunga..., yaitu kamu...( bunga ). Sejauh apapun kita, aku yakin kamu pasti akan bertepi lagi di dermaga ini, aku sayang kamu. ( ujar morgan, sambil menyeka air matanya saat melihat ke laut lepas yang tiada bertepi di pantai yang mempertemukan ia dan gadis yang ia cintai itu.”


ANALISIS BAHASA JURNALISTIK

OLEH                         : IKLIMA SYAFITRI
KELAS           : 4E
JURUSAN      : BAHASA INDONESIA

Nama Koran    : Riau Pos
Judul               : Agamis Religius dan Cinta Lingkungan
Halaman          : 39
Tanggal           : 16 November 2011
Kolom             : 1- 6 kolom

1.      Sederhana
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, bahasanya mudah dimengerti dan tidak bertele-tele
·         Contohnya : dapat dilihat dari judulnya “ Agamis Religius dan Cinta Lingkungan.”

2.      Singkat
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, bahasa yang digunakan singkat, tidak berputar-putar, dan langsung ke pokok masalah ( to the point. )
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom ke 2 “ Kami fokuskan pada dua karakter, yaitu kebersihan lingkungan dan pembentukkan karakter yang religius.”

3.      Padat
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, mengandung lebih banyak informasi dan juga singkat.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 1, dan kolom 2 “ misalnya dengan mengadakan kegiatan keagamaan, berpakain rapi dan sopan, membiasakan siswa mengucap salam saat masuk kelas, siswa hafal Al Quran setelah tamat dari sekolah yaitu, dengan mengadakan katam Quran bagi siswa kelas 6. Selain itu, telah menetapkan karakter jujur dan cinta damai.”

4.      Lugas
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, lebih menegaskan satu arti dan menghindari adanya penafsiran lain terhadap kata tersebut
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom ke 2 “ kepala SDN 001 Sail, Ratmawati mengatakan, pasca terpilih sebagai pilot project rintisan sekolah berkarakter, SDN 001 Sail fokus pembentukkan karakter yang religius dan lingkungan yang bersih.”

5.      Jelas
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, jelas susunan kata atau kalimatnya sesuai dengan kaidah-kaidah (SPOK), jelas sasaran atau maksudnya
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom ke 2 “ ditambahkan dia, sekolahnya lebih memfokuskan pada dua karakter, yaitu kebersihan lingkungan dan pembentukkan karakter yang religius.”

6.      Jernih
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, tidak menyembunyikan sesuatu yang lain, yang bersifat negatif seperti prasangka atau fitnah.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom ke 2 “ Dalam program kemendiknas ini, sebenarnya ada 18 karakter yang ingin diterapkan pada pendidikan karakter. Kepala SD 001 Sail, Ratmawati mengungkapkan untuk tahap awal pihak sekolah dipersilahkan menerapkan sebagian. Selain itu, sekolah juga harus berkomitmen penerapan karakter yang dipilih.”

7.      Menarik
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, mampu membangkitkan minat dan perhatian khalayak pembaca dan memicu selera pembacanya.
·         Contohnya : dapat dilhat pada kolom 1 “ Tak hanya itu, dalam lingkungan pekarangan sekolah nyaris tak ada sampah berserakkan. Pasalnya, tempat pembuangan sampah di sekolah ini sudah dipisahkan berdasarkan jenis sampahnya antara sampah organik dan sampah anorganik. Selain itu juga siswa di sekolah ini juga ramah dan sopan.”

8.      Demokratis
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, tidak mengenal tingkatan, pangkat, ataupun kasta.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 3, 4, dan kolom 5 “ penerapan pendidikan karakter ini tidak diterapkan pada teori khusus. Akan tetapi, pendidikan karakter ini diintegralkan dalam seluruh mata pelajaran.”


9.      Populis
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, dapat diterima oleh seluruh masyarakat dan akrab di telinga khalayak umum.
·         Contohnya : dapat dilhat pada kolom 2 dan kolom 3 “ Diterangkan dia, apa yang disebutkan dalam program pendidikan karakter itu sebagian besarnya tidak asing lagi bagi SDN 001 Sail. Karena, beberapa tahun belakangan ini pihaknya memang sudah menerapkan sejumlah aturan dan kegiatan yang bertujuan membina pola pikir anak. Siswa sudah biasa mengucapkan salam ketika masuk kelas.”

10.  Logis
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, dapat diterima  dan tidak bertentangan dengan akal sehat.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 5 dan kolom 6 “ Ratmawati mengakui pentingnya penerapan pendidikan karakter. Karena, apa yang diajarkan saat inilah yang menentukan bagaimana pribadi siswadi masa mendatang.”

11.  Gramatikal
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, sesuai dengan kaidah bahasa baku.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 2 “ Kami fokuskan pada karakter yang agamis religius dan cinta lingkungan dengan menjaga kebersihan,’’ ungkap Rahmawati, selasa (15/11) kemarin.

12.  Menghindari kata tutur
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, tidak menggunakan bahasa informal.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 2 “ Dalam program kemendiknas ini, sebenarnya ada 18 karakter yang ingin diterapkan pada pendidikan karakter. Kepala SD 001 Sail, Ratmawati mengungkapkan untuk tahap awal pihak sekolah dipersilahkan menerapkan sebagian. Selain itu, sekolah juga harus berkomitmen penerapan karakter yang dipilih.”
13.  Menghindari kata dan istilah asing.
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, tidak diselipi oleh kata-kata asing yang tidak dimengerti pembacanya.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 1 dan kolom ke 2 “ misalnya, dengan mengadakan kegiatan keagamaan, berpakaian rapi dan sopan, membiasakan siswa mengucap salam saat masuk ke sekolah.”

14.  Pilihan kata  ( diksi ) yang tepat
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, kata yang dipilih memang tepat dan akurat sesuai dengan tujuan dan pokok yang  ingin disampaikan kepada khalayak umum.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 2 “ Ditambahkan dia, sekolahnya lebih memfokuskan pada dua karakter, yaitu kebersihan lingkungan dan pembentukkan karakter yang religius.”

15.  Mengutamakan kalimat aktif
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, lebih mudah dipahami.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 1 dan kolom 2 “ M isalnya, dengan mengadakan kegiatan keagamaan, berpakain rapi dan sopan, membiasakan siswa mengucap salam saat msuk ke sekolah. Selain itu, siswa sekolah ini hafal Al Quran setelah tamat dari sekolah, yaitu dengan mengadakan katam Al Quran bagi siswa kelas 6. Selain itu juga telah menetapkan karakter jujur dan cinta damai.”

16.  Menghindari kata atau istilah teknis
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, ditujukan untuk umum, bahasanya sederhana, dan mudah dipahami oleh pembacanya.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 3 “ Penerapan pendidikan karakter perlu karena saat ini banyak terjadi pengikisan moral sehingga karakter positif masyarakat cenderung berkuarng dan bergeser, makin maraknya prilaku korup, siswa melakukan tawuran dan sebagainya.”

17.  Tunduk kepada kaidah etika
·         Memenuhi syarat dan kriteria
·         Karena, bersifat mendidik, menggunakan bahasa baku yang baik dan benar.
·         Contohnya : dapat dilihat pada kolom 6 “  KONSEP BELAJAR : Aktivitas belajar mengajar di SD 001 Sail memadukan antara pendidikan umum, religi, dan mencintai lingkungan. Konsep inilah yang diterapkan oleh sekolahke murid-muridnya.